NHS 011212 :) don't forget you love me today, cause i'm so tired of missing you | NHS 011212 :) don't forget you love me today, cause i'm so tired of missing you | NHS 011212 :) don't forget you love me today, cause i'm so tired of missing you

Minggu, 03 Maret 2013

Pria (ku) Lainnya




030313
Dicatatan sebelumnya aku mengatakan ingin berhenti saja bercerita. Tapi pada kenyataannya, hanya ini tempatku, hanya ini penampunganku.
Hari ini, mulai dari catatan yang dibuat ditanggal ini, aku akan bercerita kepada priaku. Priaku, Niko Haditia.
Priaku, aku harap kamu mau membaca catatan kecilku. Atau paling tidak meliriknya, dan melihat betapa aku selalu memasukan namamu disetiap waktuku.
Priaku, semua orang mengatakan bahwa dia mungkin menyukaiku. Terlihat dari bagaimana dia selalu ada untukku. Bercerita (bbm atau sms) tentang apapun sejak aku bangun dari lelap hingga aku kembali terlelap. Walau kadang kita sama-sama sibuk dalam persiapan ujian, tapi dia menyempatkan diri untuk sekedar basa-basi atau hanya menyapaku. Dia sering mengajakku keluar. Hampir setiap ajakannya aku tolak, tapi dia tidak pernah bosan untuk mengajakku lagi lagi dan lagi. Dia juga sering memintaku untuk mengajaknya kerumah, entah siapa yang ingin dia temui dirumahku. Bahkan sampai saat ini (saat aku menulis catatan ini) dia masih terus melakukannya. Saat kita sama-sama bosan atau lelah dengan kesibukan sehari-hari, dia sering vn atau meneleponku. Pembicaraannya pun standar, hanya tentang bertemu bermain atau basa-basi lainnya. Basa-basi yang tak pernah basi. Priaku, dia bahkan mengajakku melanjutkan pendidikan di Semarang bersamanya, dia bilang menyenangkan jika bisa bersama.
Tapi dia bukan kamu. Dia sahabatku, pria itu sahabatku. Pria dengan tubuh tegap hasil pelatihan bela diri, paras yang menawan dan kulit yang bersih.
Priaku, dia tampan, dia sangat tampan. Dia mantan kekasihku, orang yang pernah aku cintai selama lima setengah tahun. Tapi sekarang aku tidak memiliki apa yang aku miliki pada kamu. Perasaan itu, aku tidak memilikinya pada pria manapun kecuali priaku (niko).
Priaku, kali ini aku berpikir bagaimana untuk bertahan tanpa tergoyahkan oleh pria manapun. Aku membutuhkan bantuan.  Tangan untuk berpegang. Tangan untuk memperkuat pilar disini (dihatiku). Harusnya bantuan itu darimu, dan sepantasnya memang begitu. Tapi........
Priaku, aku tidak akan mekaksamu lagi untuk menghubungiku. Bukan karena aku tidak butuh, tapi karena aku tidak lagi peduli. Aku tidak peduli terhadap ketidak pedulianmu. Apa itu adil?
Priaku, aku menegaskan untuk kesekian kalinya. Bahwa sebelum atau sesudah aku menulis semua catatan ini, aku tidak berpikir untuk melepasmu.

*You are the best thing that’s ever been mine
Mine - taylor swift