NHS 011212 :) don't forget you love me today, cause i'm so tired of missing you | NHS 011212 :) don't forget you love me today, cause i'm so tired of missing you | NHS 011212 :) don't forget you love me today, cause i'm so tired of missing you

Minggu, 17 Maret 2013

Terselip Keraguan


170313
Pagi ini aku bercakap ringan dengan ibuku. Wanita tangguh yang telah mengerti aku seutuhnya.
Percakapan pagi ini diawali dengan membahas tentang musik, dan juga diiringi dengan lantunan lembut dari handphoneku yang disesuaikan dengan selera musik kami.
"Aku suka lagu ini, aku banyak tahu tentang musik. Disekolah aku seperti radio berjalan yang tau semua lagu-lagu yang sedang naik daun. Tapi aku tidak pernah tahu lagu-lagu yang disukai niko (priaku). Kita sangat berbeda dalam hal musik"
Percakapan pun berlanjut masih dengan pembahasan yang sama diselingi tawa ringan.
Namun tiba-tiba ditengah pembahasan tentang musik, aku dan priaku, ibu bertanya "Apa niko itu benar-benar sayang sama kamu?"
Aku yang sedang tersenyum dengan candaan ibu sebelumnya mendadak diam. Aku terkejut bukan main.
"Aku gak tau, gak ada yang pernah tau"
Dan selanjutnya aku hanya diam sambil ditemani handphone yang masih terus memainkan iramanya.
************
Priaku, itu keraguanku.
Priaku, aku hanya berpikir biar saja kamu bermain denganku jika itu bisa membahagiakanmu. Satu hal yang pasti aku tidak pernah bermain denganmu. Aku tidak pernah bermain dengan perasaanku padamu. Bagiku memilikimu adalah hal yang indah tapi juga sulit.
Priaku, mungkin kamu tidak pernah sadar bahwa aku ini wanita kecil yang masih membutuhkan perhatian, sama seperti yang lain. Aku sangat sadar, bila aku mencari perhatian dengan pria lain itu berarti aku terlah menyakitimu. Atau paling tidak aku telah berlaku curang. Namun apa aku harus terus menanti perhatianmu yang sangat amat perlu dipertanyakan keberadannya?
Priaku, aku sadar akhir-akhir ini aku jarang menghubungimu. Itu bukan berarti karena aku sudah tidak peduli lagi denganmu. Namun itu karena aku menunggu kamu untuk peduli denganku.
Priaku, apakah mengharap perhatianmu dan mengharap kepedulianmu adalah hal yang salah? Jika tidak, mengapa menunggu dan mengharapkan hal itu sangat menyakitkan? Jika iya, mengapa tidak kau biarkan saja aku..........
Pria lain???
Ah sudahlah....
Priaku, aku pernah berpikir, andai saja kita bisa berganti peran. Mungkin itu akan sedikit menyadarkan masing-masing pribadi kita.
Priaku, aku tidak menyalahkanmu atas semua ini. Aku justru menyalahkan diriku, harusnya dari awal aku menolak perasaan ini. Atau paling tidak menghapus perasaan ini....